SelamAT datANG Para AGaN AgaN dr DEsa SeteMpat MauPun Luar Desa.. BloG ini DiTErapKan KedePanNYa SebaGAi Sarana PuBliKasi Untuk DEsa Kami Bandar Sakti & TanJUNG annom (meski ada PostiNG umum di dalamnya, biar ngk bosen).. untUK aGan AGAn yg Mau SUMBang INformasi BISA di PoSTing DIsinIi.. Terimakasih SalaM SukSEs SelAlu

Perangi Kebodohan, dengan Membaca..!!

>> Sabtu, 22 Januari 2011

”Aku membaca maka aku ada,”…(anonym)

“Membaca adalah ekspresi protes terhadap kebodohan”

bagiku tidak mau membaca adalah kekalahan menghadapi takdir(penulis)

Sudah 60 tahun bangsa ini katanya merdeka namun barangkali satu hal yang sangat menggelisahkan adalah tidak semua rakyat bisa membaca, menikmati buku apalagi berminat membaca buku. Bukan karena apa-apa atau bodoh akan tetapi sebagain besar anak bangsa ini amsih sibuk memikirkan bagaimana hari ini bisa hidup, dapur bisa ngepul itu saja. Negara harusnya sadar betul bukannya memalsukan data penduduk miskin atau pelajar miskin.

Tragedy atau bencana alam mudah disadari orang akan tetapi tragedy nol baca buku masyarakat adalah bencana yang luar bisa yang tak pernah disadari karena dampaknya tidak langsung dan jangka panjang.

Pembanguna ekonomi dengan cara memberikan bantuan cuma-cuma, raskin atau BOS sama sekali bukan cara yang efektif menyelesaikan masalah. Menjadikan bangsa ini terpelajar, gemar membaca dan bekerja keras adalah hal yang vital. Pembangunan infrastruktur sekolah dan lembaga pendidikan lainnya harus ditopang dengan penganggaran yang besar oleh negara sebagaimana konstitusi mengatur 20% APBN untuk pendidikan. Ternyata masih jauh pangang dari api sehingga upaya yang lebih serius harus dilakukan negara sebagai wujud tanggung jawab mengurus warganya hari ini, dan seterusnya bukan untuk waktu satu dua bulan saja.

Konon orang bisa mencapai puncak kesuksesan dari sebuah mimpi, konon banyak orang berhasil mencapai keinginan dengan melakukan hal-hal yang kecil, secara terus menerus, konon banyak orang dimuka bumi terinspirasi bahwa batu cadas akan hancur dengan tetesan air secara terus menerus. Hal ini membuktikan samangat perlawanan bahwa kebodohan bukanlah takdir an sich, bahwa kekalahan adalah bukan akhir, dan memang kegagalan harus diatasi. Beberapa kata di atas mengingatkan betapa penting sebuah motivasi diri perlu dibangun, betapa hebat kekuatan istiqomah dalam sebuah gerakan dan tentu semangat kolektifitas yang terbangun secara kuat akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih hebat. Believe it or not!!mari belajar dari mimpi.

Mimpi itu adalah : terwujudnya sebuah masyarakat yang menjadikan membaca sebagai tradisi yang mulia, menjadikan buku sebagai asset kekayaan, dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana beramal sholeh. Mimpi itu dimulai dari terbangungunya sarana perpustakaan komunitas, pelajar cerdas dan kritis dalam membaca, masyarakat mempunyai apresiasi yang tinggi terhadap ilmu pengetahuan dan dunia bacaan. Tekun menulis dan produktif dalam membuat buku untuk sebuah pengkajian ilmu pengetahuan, berkontribusi atas berbagai inovasi dan science. Mimpi ini kapan akan terwujud. Seheruanys kita semua akan mewujudkan mimpi yang sempurna ini.

Tragedi Nol buku akan dicarikan lawan. IRM sudah punya konsep gerakan iqro yang bagus dan strategis sebagai gerakan yang berbasisikan pelajar. Gerakan iqro ini bertujuan sangat mulia yaitu mewujudkan masyarakatr bertrdisikan ilmu dan gemar membaca. Intinya seperti itu tinggal bagaimana teknis dilapangan. Tentunya harus melawan dengan berbagai macam cara juga melibatkan komponen masyarakat secar menyeluruh. Dari sekolah, masyarakat, pedagang, penerbitan dan yang terpenting adalah poemrintah memberikan bantuan financial sebagai kontribusi untuk mencerdesakan kehidupan bangsa. Belajar dari Jepang, belajar ilmu tidak harus banyak tapi bagaimana meguasai yang sedikit tapi benar-benar ahli. Ni penring sebab satu persoalan kurikulum adalah terlalu m,enindas dan memberatkan peserta didik.

Gerakan iqro juga diharapkan tumbuh dalam suasana alamiah, kerakyatan dan mulai dari kantung-kantung kecil di pelosok desa. Sementara yang di kota harus rela mentransfer perpustakaan sampai ke level bawah. Inilah simbiosis yang mutyualisme antara koota dan desa dengan segala kekuarangan dan kelebihannya. Penerbitan harus mengalokasikan bukunya untuk disalurkan ke desa dan pelosok kampong agar mudaaah dibaca.

Maaf, saya harus mundur sedikit ke belakang. Bahwa catatan ini adalah kegelisahan saya atas potret kesadaran iqro di kalangan pelajar Muhamamdiyah sangat buram, kebudayaan membaca diletakkan begitu rendah dan sangat buruk. Kemana gerakan aka dibawah jika tiada media jika tanpa skill keilmuwan yang bercahaya. Banyak hal yang dijadikan alas an kenapa seidkit sekali bacaan yang dimakan setiap tahunnya. Berapa buku yang dibaca selama setahun?kita?

Dari permenungan saya, ada beberapa hal yang layak dijadikan refleksi bagi gerakan kesadaran iqro di tubuh Ikatan pelajar Muhammadiyah antara lain; Pertama, Kesadaran yang belum terbangun. Kesadaran harus tumbuh dan ikhtiar harus dilakukan. Sebaiknya kita menghargai dunia ide, dan kesadaran seseorang itu sejak dalam alam fikiran. Kesadaran membaca, kesadaran memperjuangkan nilai-nilai keilmuwan harus kuat menancap dalam alam fikiran untuk sebuah perubahan. Kedua, ketidak tersediaan sumber daya yang potensial. Sering kali the right man in the wrong place. Nilai-nilai kompetensi tidak menjadi landasan untuk menempatkan sebuah pengegerak dalam program gerakan Iqro’. Hal ini sangat melemahkan daya ubah program bahkan cenderung melemahkan. Ketiga, perlunya dukungan kongkrit yang multi stake holder. Membangun kekuatan aliansi untuk melawan dominasi budaya western dan akan melumpuhkan sendi-sendi intelektual karena masyarakat sudah dihingapi oleh virus kapitalisme yang anti Kemanusiaan dan moralitas, masyarakat yang sedang didera oleh hantu konsumtivisme yang mematikan pikiran dan logika. Pelajar-pelajar hanya menjadi konsumen, obyek pasar sebuah produk dan lembaga industrialis. Banyak media yang menawarkan iklan, dan menjadikan media sebagai ajang mencari keuntungan…ke depan jurnalisme ideologis memang berat karena yang dihadapai adalah setan kapitalisme dan setan selalu hebat dalam hal tipu menipu dan memperdayai.

Keempat, Perlunya kebaradaan counter media pop. Keberadaan website IRM dan majalah kuntum yang menjai corong utama mungkin belum sepenhnya maksimal. Banyak wilayah yang tidak tahu, aplaagi daerah yang jauh. Hal ini harusnya bisa disiasati dengan memanfaatkan berbaagai forum untuk komuniaksi dan korespondensi. Ketika turba, coba dimaksimalkan, minimal bawa buku, majalah, dan hendaknya mau bersusah-susah untuk menemui basis massa, memberikan motivasi dan aksi nyata, hibah buku juga bisa dilakukan oleh pribadi PP IRM. Tentu akan membanggakan jika kita masing-masing punya perpustakaan komunitas binaan di wilayah atau daerah. Media online sudah menjadi keniscayaan yang wajib, dan inilah satu media penting yang harus dimiliki oleh dunia pergerakan, untuk menjangkau ruang dan waktu. Pola hidup organisasi yang boros bisa dihemat secara signifikan karena penemuan tekhnologi internet atau instanst massaging. Dan kita sedang berada di sebuah dunia yang online…banyak hal yang konvensional yang harusnya sudah kita tinggalkan. Kita bisa melejitkan kemampuan organisasi kita dengan tekhnologi mutakhir.

Ini hanya catatan kegelisahan, semoga anda juga gelisah dan kita semua berusaha menjawab kegelisahan dan berusaha mewujudkan mimpi yang kita punya. Salam.

“Membaca buku adalah membaca diri sendiri, membaca buku adalah membuka hati untuk menemukan jalan-jalan rahasia menuju kebesaran Ilahi, membaca buku yang bermanfaat berarti merayakan kehidupan untuk belajar mensyukuri setiap percik nikmat-NYA”

Andrea Hirata, penulis Tetralogi Laskar Pelangi

Yogyakarta, 14 Mei2008

David Efendi,

Ketua PImpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Selengkapnya...

Kandungan Mengkudu / Pace

>> Minggu, 28 November 2010

Iiiiiseng iiiseng Posting, tapi tetep manfaat judulnya.

sepintas terpikir lagi maraknya penyakit yang sedang naik daun di alam yang fana ini. yang sebenernya obat atau penangkalnya lebih banyak di lingkungan kita sendiri, namun tidak kita ketahui, dan sering terlupakan.
seperti pada Buah dengan manfaat yg banyak ini, yang menjadi salah satu buah andalan uni eropa.. dengan lisensi dari WHO (badan kesehatan DUNIA).. dapat menjadi buah yg berfungsi sebagai aneka manfaat untuk perantara penyembuhan berbagai penyakit.. serperti GINJAL dan kroni kroninya...
berikut segerombolan manfaat dari buah tersebut.. dan menurut riset lo..

Buahnya banyak jerawatnya, dan sangat dilupakan (kecuali semut angkrang, yg menyukainya).

Senyawa-senyawa Terpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak/minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting bagi tubuh. Zat-zat terpenoid membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan pemulihan sel-sel tubuh.

Zat Anti-bakteri

Acubin, L. asperuloside, alizarin dan beberapa zat antraquinon telah terbukti sebagai zat anti bakteri. Zat-zat yang terdapat di dalam buah Mengkudu telah terbukti menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonzonas aeruginosa, Proteus morganii, Staphylo¬coccus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli.
Pengujian selanjutnya menunjukkan bahwa kegiatan zat anti-bakteri dalam buah Mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang mematikan (pathogen), yaitu: Salmonella dan Shigella. Penemuan zat-zat anti bakteri dalam sari buah Mengkudu mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri.

Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah Mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai basil samping proses metabolisme, yang dapat merusak materi genetik dan merusak sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau busuk yang tajam pada buah Mengkudu.

Nutrisi
Secara keseluruhan Mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah Mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah Mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah Mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.
Zat-zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh antara lain: karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral-mineral esensial juga tersedia dalam buah maupun daun Mengkudu. Selenium adalah salah satu contoh mineral yang banyak terdapat pada Mengkudu dan merupakan antioksidan yang hebat.

Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat scopoletin dari buah Mengkudu. Zat-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan, dan sebagai tambahan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang terdapat dalam buah Mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi penting di dalam tubuh manusia.
Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap Pythium sp dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi.

Zat Anti-kanker (Damnacanthal)
Beberapa penelitian terbaru tentang Mengkudu dilakukan untuk mengetahui kandungan zat-zat anti¬kanker (damnacanthal ). Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker pada ekstrak Mengkudu ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal dari sel¬sel abnormal K-ras-NRK (sel pra kanker) pada 500 jenis ekstrak tumbuhan. Ternyata zat anti kanker pada Mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

Xeronine dan Proxeronine


Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah Mengkudu adalah xeronine. Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel.
Xeronine ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah Mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan¬bahan pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar.
Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif besar, lebih dari 16.000. Apabila kita mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di dalam tubuh akan meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zat-zat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine. Fungsi utama xeronine adalah mengatur bentuk dan rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat bila protein-protein tersebut berfungsi abnormal maka tubuh kita akan mengalami gangguan kesehatan.

Secara keseluruhan Mengkudu merupakan bahan makanan yang bergizi lengkap. Sebagian besar adat budaya Polinesia masa lampau maupun sekarang, menggunakan buah Mengkudu sebagai makanan utama. Penduduk asli kepulauan Pasifik Selatan mengkonsumsi buah Mengkudu untuk dapat bertahan hidup pada waktu kelaparan. Demikian pula, para prajurit yang menetap di kepulauan Polinesia selama perang dunia II dianjurkan untuk mengkonsumsi buah Mengkudu untuk menambah kekuatan dan tenaga.

Zat Pewarna
Kulit akar tanaman Mengkudu mengandung zat pewarna (merah), yang diberi nama morindon dan morindin.

(
Sumber: Buku Sehat Dengan Mengkudu, Penulis Maria Goreti Waha, STP) Selengkapnya...

Tower SIMPATI ada di Pojok Kampung Ku

>> Jumat, 26 November 2010

Klik Gambar untuk memperbesar
Introo..
Sejak Palapa ku menggggOrbit ke angkasa, kemajuan Teknologi semakin meningkat. Tinggal Semua perlu kesadaran dan Janganlah Hanya Berpangku tangan, tinggalkan semua kebodohan dengan jalan apa saja.. yang pasti kita temukan..!! Berikut tadi kata2 penyemangat untuk kemajuan Teknologi Negeriku ini.

Saat ini komunikasi dan informasi bukanlah hal yang mahal, tingal pencet KeyPad langsung bisa sampe manapun tempat yg kita inginkan. tidak lain dan tidak salah lagi itu semua efek dari kemajuan Teknologi di Negeri ini.
Tampak Jelas Pada Gambar di atas, sebuah Tower (anten) salah satu operator di Nusantara ini. yang dibangun tepat di sebuah Desa
yang masuk kategori terpencil. TANJUNG ANOOM RK F tepat berdiri tegaknya Tower tersebut, Tanah Air Tumpah Darah Ku yang Pertama.
demi melayani kepuasan para pelanggannya, tak ragu lagi Para penyedia layanan selular untuk mendongkrak kemampuannya dalam hal teknis.
Tanpa memperhatikan efek positif dan negatif dari pendirian Tower tersebut, masyarakat tenntunya tampak lebih riang gembira (apa lagi yang punya tannah untuk tower).. pasalnya, dengan adanya Tower Selular maka akan lebih mudah mendapatkan jaringan (sinyal)dari operator Tower tersebut.



PEmbangunan Tower yang relatif singkat, Dengan Target pendirian Tower hanya 10 hari saja. tampak pada gambar adalah pembagunan selama +- 1minggu dari pengambilan gambar.
Tower hanya di garap oleh +- 15 orang yang di rekruet langsung dari Kota Ujan.. (bandung). ujar salah seorang Pekerja Pak Hamidi.
Selengkapnya...

Hobi SMS..??? !!!

>> Sabtu, 13 November 2010

Pergaulan Bebas Rentan Pada Remaja yang Sering Kirim SMS


Denver, Ponsel sepertinya sudah tidak lagi menjadi barang langka di kalangan remaja. Tapi hati-hati, studi menunjukkan remaja yang kirim SMS 120 kali atau lebih per hari cenderung berhubungan seks atau menggunakan alkohol dan narkoba.

"Meski temuan ini sugestif, tapi bukan berarti mengirim SMS menyebabkan perilaku berisiko. Sebaliknya, kami ingin menekankan bahwa 'hyper-texter' (orang yang terlalu banyak kirim SMS) merupakan salah satu ciri bahwa remaja mengalami tekanan jati diri dan kurangnya pengawasan orang tua," jelas Dr Scott Frank, profesor epidemiologi dan biostatistik di Case Western Reserve University School of Medicine, seperti dilansir Time, Rabu (10/11/2010).

Menurut Dr Frank, remaja hyper-texter juga lebih mungkin terlibat dalam perkelahian fisik, pesta minuman keras dan juga penyalahgunaan obat-obatan.

"Jika orang tua mampu memantau pergaulan anak-anaknya baik lewat ponsel maupun jejaring sosial, maka mereka tentunya juga lebih mungkin memantau kegiatan anaknya yang lain," jelas Dr Frank.

Penelitian ini dilakukan dengan menyurvei 4.200 siswa SMA di Clevelan. Dari keseluruhan partisipan diperoleh 20 persen siswa adalah hyper-texter, 11 persen hyper-networker (3 jam per hari atau lebih menghabiskan waktu untuk jejaring sosial) dan sekitar 4 persen termasuk hyper-texter dan hyper-networker.

"Hasil survei menunjukkan bahwa remaja hyper-texter 3,5 kali lebih mungkin berhubungan seksual ketimbang hyper-networker, tetapi hyper-networker lebih mungkin menggunakan alkohol atau narkoba," jelas Dr Frank lebih lanjut.

Dr Frank menjelaskan, anak yang hyper-texter dan hyper-networker cenderung memiliki karakter seperti sangat sosial, impulsif dan rentan terhadap tekanan. Karakter inilah yang mendasari perilaku berisiko.

Peneliti juga menemukan bahwa hyper-texter dan hyper-networker lebih umum di kalangan perempuan dengan orang tua tunggal atau orang tua yang berpendidikan rendah.

"Kami memang masih harus melakukan penelitian lebih lanjut, tetapi hal ini sudah merupakan peringatan awal bahwa orangtua harus lebih memantau perilaku anak-anaknya," tutup Dr Frank.

Hasil temuan ini telah dipublikasikan pada American Public Health Association di Denver, pada 9 November lalu.
Selengkapnya...

Wira Usaha Itu bukan Bakat..

>> Senin, 08 November 2010

Wah kok belum kerja kenapa ..? "ngk ada kerja'an yang cocok dan masuk perusahan susah sekali".
kok tidak usaha dagang aja, untungnya banyak lo..? "wah.. ngk bakat, malu, apa bisa ya"

itulah kalimat kalimat yang sering di ucapkan oleh orang orang yang kalah sebelum berperang, yang tak tau potensi pada diri sendiri, dan kebanyakan dari para pemalas..

berikut mari simak 5 langkah menajamkan Feeling keWirausaha (dan tidak ada alasan untuk ucapan tidak bakat)

Setiap orang memiliki bakat sebagai wirausahawan!
Stop! Jangan buru-buru menolak opini diatas. Realitanya setiap orang itu dilahirkan dalam kondisi sama. Tuhan menganugerahkan otak yang sama, pancaindera yang sama, pada saat kita terlahir ke dunia. Jika diantara kita ada yang sukses menjadi pengusaha, berarti setiap orang juga memiliki bakat itu. Yang membedakan adalah lingkungan tempat kita bertumbuh kembang.
Jika kita tumbuh berkembang dilingkungan pengusaha, maka kita memiliki budaya pengusaha dan mudah menjadi pengusaha. Jika kita tumbuh berkembang di lingkungan pegawai, maka mental kita akan terdidik menjadi mental pegawai. Jika kita tumbuh berkembang dilingkungan petani, maka kita akan lebih mudah menjadi petani karena sehari-harinya kita mengenal dengan baik pertanian.

Apakah dengan demikian kita yang bukan dari lingkungan pengusaha sulit menjadi pengusaha? Tidak! Tergantung bagaimana kita menempatkan diri kita saja. Jika kita menempatkan diri kita di posisi yang benar, maka langkah selanjutnya akan mudah. Contohnya, jika memiliki keinginan menjadi pengusaha, maka seharusnya teman sepergaulan kita sehari-hari adalah pengusaha, calon pengusaha atau pedagang. Jangan korbankan diri kita untuk bergaul dengan pemabuk atau pengangguran. Salah menempatkan diri kita ibarat menceburkan mobil dalam kubangan lumpur, sulit untuk mengentaskannya.

Nah, jika kita sudah mampu menempatkan diri pada lingkungan yang tepat, maka langkah selanjutnya adalah pembelajaran kewirausahaan secara otodidak. Sebagaimana telah saya ungkapkan dalam buku Berbisnis Dengan Otak Kanan, ada 5 langkah yang dapat kita lakukan untuk menajamkan feeling kewirausahaan kita. Ke-5 langkah ini dapat diterapkan siapa saja, murah biayanya dan minim risiko.

1. Membaca & Mempelajari Buku-buku Bisnis Praktis
Pada saat membaca bagian ini, luangkanlah waktu barang sebentar untuk berkunjung ke toko-toko buku langganan Anda. Di setiap toko buku yang Anda kunjungi, begitu melangkahkah kaki pertama kali di pintu masuk, Anda akan disambut dengan berbagai jenis buku bisnis praktis. Sejak krisis ekonomi 199-1998, buku-buku jenis ini sangat diminati masyarakat karena mampu memberikan pencerahan dan panduan/pedoman bagi kita untuk melepaskan diri dari belitan kesulitan ekonomi.

Buku jenis ini biasanya dijual direntang harga antara Rp. 20.000,- s.d. Rp. 200.000,-. Kita dapat memilih jenis dan harga sesuai dengan kemampuan kita. Baca dan pelajarilah buku-buku biografi pelaku bisnis, motivasi bisnis, petunjuk bisnis praktis, manajemen bisnis. Buku biografi akan menumbuh suburkan minat kita menjadi pengusaha. Buku motivasi bisnis akan menguatkan mental kita sebagai calon pengusaha sukses. Buku petunjuk bisnis praktis akan membuka wawasan kita tentang bisnis apa saja yang dapat kita lakukan. Buku manajemen bisnis akan melatih kemampuan kita untuk mengelola bisnis yang bersangkutan. Semuanya saling melengkapi, jadi jangan hanya membaca satu jenis buku terus menerus tanpa membaca dan mempelajari buku yang lain.

2. Mengikuti Diskusi, Talkshow, Seminar Bisnis

Pada saat membaca bagian ini, coba tengoklah koran, majalah atau tabloid langganan kita. Di dalamnya pasti dengan mudah kita akan mendapati iklan mengenai diskusi, talkshow atau seminar bisnis. Diskusi atau talkshow bisnis biasanya ditawarkan dengan harga puluhan ribu rupiah per orang. Sedangkan seminar bisnis yang qualified biasanya ditawarkan mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Mengapa kita harus mengikuti diskusi, talkshow atau seminar bisnis? Sebab disitulah kita akan bertemu langsung dengan para praktisi bisnis. Makin mahal harga yang ditawarkan biasanya makin bagus pula praktisi bisnisnya. Disitulah kita dapat belajar langsung dari ahlinya. Hanya saja, tidak semua jenis diskusi, talkshow atau seminar bisnis dapat kita ikuti. Supaya tidak buang-buang waktu percuma, pilih topik yang paling mendekati atau paling bermanfaat untuk bisnis yang akan kita lakukan.
Tips yang paling ampuh adalah jangan pasif pada saat mengikuti acara-acara ini. Tidak perlu malu menanyakan hal-hal yang tidak kita ketahui. Toh kita memang membayar untuk mengikuti acara itu untuk mengetahui apa yang sebelumnya tidak kita ketahui. Pada saat rehat atau acara usai, jangan buru-buru pulang. Kejarlah si pembicara. Lakukan tukar menukar kartu nama. Seringkali kerjasama bisnis dapat terjadi hanya karena tindakan sepele seperti ini.

3. Mencari & Mendapatkan Mentor

Keragu-raguan adalah virus paling mematikan bagi pelaku bisnis. Virus ini paling sering menghinggapi kita yang lemah secara mental. Meskipun rajin membaca buku, mengikuti diskusi, talkshow atau seminar bisnis, tetapi setelah itu kita tidak mampu berbuat apa-apa karena selalu ragu-ragu.
Mentor adalah orang yang mampu mendampingi kita dalam menjalankan dan memajukan bisnis. Mentor biasanya adalah pelaku bisnis yang lebih berpengalaman dibandingkan dengan diri kita. Tidak sulit untuk menemukannya, karena mereka ini tersebar di sekeliling kita. Mungkin cara kita memintanya untuk menjadi mentor saja yang akan membedakan gagal atau berhasilnya usaha ini.
Cara termudah yang dapat kita tempuh adalah menjadi member organisasi-organisasi bisnis yang diikuti mentor kita. Dengan cara ini kita akan mudah mendapatkan waktu luang mereka sekedar untuk berbincang atau berdiskusi mencari solusi. Jangan segan-segan pula untuk mengajak kerjasama bisnis dengan mentor kita, misalnya kita menjadi salah satu supllier bisnis mentor kita. Dengan cara ini dijamin kita bisa berkomunikasi setiap saat dengan mentor kita.

4. Mengikuti Pelatihan Bisnis

Training atau pelatihan bisnis sekarang menjamur dimana-mana. Ternyata kelemahan pengusaha yang memerlukan pengetahuan tambahan itu ditangkap oleh pengusaha lain sebagai peluang, sehingga mereka rame-rame membuka pelatihan bisnis. Pelatihan bisnis biasanya ditawarkan mulai harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Tujuannya adalah memberikan ketrampilan tambahan kepada peserta pelatihan, khususnya dalam upaya melahirkan produk atau mengelola usahanya. Ikutilah pelatihan bisnis yang paling bermanfaat untuk usaha kita. Khususnya pelatihan yang meningkatkan ketrampilan kita melahirkan produk baru, misalnya cara membuat roti dari bahan ketela pohon.

5. Nekat Membuka Usaha Dengan Pengetahuan Minim

Inilah cara yang paling sering dipraktikkan. Meskipun terkesan ngawur, nyatanya banyak yang berhasil juga membuka usaha dengan cara seperti ini. Ini membuktikan bahwa kita memang dikaruniai bakat sebagai wirausahawan. Trik ini sering disarankan oleh para pengusaha sukses bagi para pengusaha pemula. Yang penting buka usaha dulu, urusan lainnya dibenahi sambil jalan. Langkah yang terakhir ini jelas makin menempa mental kita untuk menjadi pengusaha sukses kelak.

Dimana posisi kita sekarang? Jika sehabis membaca artikel ini kita tidak berbuat apa-apa, berarti kita mengalami kemunduran. Waktu terus berjalan, seyogyanya kita menggunakan waktu yang tersisa untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masa depan hidup kita. Semoga tulisan ini memberi inspirasi Anda. Salam sukses!

Salam Sukses!
Suryono Ekotama
Selengkapnya...

Loading

Negara YG Mampir

free counters

Dari Mana Kamu

Pengikut

  © Bekerja Sama Dengan Usaharakyat.COM n' Powered by ICT BandarSakti 2009

Kembali KeAtas